part 2
tepatnya jam 2 siang
"nomorku". "ayah, perjalanan kita selama ini telah terbalaskan!, apakah ini balasan dari ALLAH atas usaha kita selama ini?". pancaran keceriaan dari wajah ayah kala itu membuat hati aisyah merasa tenang dan bahagia. Betapa bangganya ayah dan ibu Aisyah perjuangan mendaftar dari satu sekolah kesekolah lain, kepanasan, kehausan, letih bersama ayah mengendarai kuda beroda dua kini terbalaskan semuanya. penantian yang sangat panjang membuat aisyah paham bahwa, tak semua hal dapat dikerjakan dengan mudah tanpa adanya perjuangan.
#Permulaan
pendaftaran ulang telah selesai Aisyah jalani. keesokannya terpampang pengumuman bahwa keesokannya diadakan pra-mos.
Pra-Mos
fajar menjemput, kicauan burung terdengar, suara laju motor yang masih terdengar samar-samar membuat Aisyah bersemangat dalam memulai hari disekolah barunya. kakak-kakak yang tampak sangat baik pada waktu itu menambah semangat Aisyah. sebelum masuk ke inti Mos, kakak-kakak itu meminta para calon siswa(i) baru membuat papan nama berbentuk BENZENE dan tas dari sampul bantal.
MOS
aisyah tampak bersemangat dalam MOS pertamanya disekolah itu. Aisyah mengenakan atribute sesuai dengan yang di perintahkan. Nampak kecerahan diwajah Aisyah. Namun kebahagiaan itu seolah-olah berubah menjadi awan gelap. ketika aisyah tiba disekolah
Di gerbang sekolah
nampak banyak calon siswa(i) di bentak-bentak, ditanya dengan suara lantang, dan digertak. Nampak juga wajah calon siswa(i) yang terlihat pucat, berlumuran keringat karena kakak kelas itu. Awalnya aisyah merasa heran dan bingung. "ada apa dengan sekolah ini? kok sistemnya begini? apa salah kami?" benak Aisyah. Aisyah juga salah seorang calon murid disana yang merasakan hal itu. Perasaan Aisyah saat itu, kacau, gelisah, resah dan heran tercampur aduk. "Apa yang harus kulakukan?, ayah ibu tolong aku!" pikir aisyah.
Lama kelamaan dari MOS ini aisyah dan calon siswa(i) mulai terbiasa dengan keadaan ini. Dari MOS ini aisyah dan calon siswa(i) lainnya mendapat banyak sekali pelajaran. Mulai dari hormat kepada orang yang lebih tua, teman, orang lain; mengetahui bagaimana mental kita dalam menghadapi orang banyak, jika dibentak, dll.
Ada satu kenangan yang paling ndak bisa aisyah lupakan, ketika pertama kali Aisyah diperintahkan untuk pompa bumi. Hal yang aneh bukan..
saat itu, aisyah diperintahkan pompa bumi oleh kakak dewan. DEWAN adalah organisasi kepramukaan setingkat SMA yang paling tinggi. Kakak dewan itu perempuan, cantik, dan salah satu idola Aisyah. Aisyah tak mengetahui kalau kakak itu dewan. sampai suatu saat pengenalan dewan tiba....
#bersambung
ardinstory
Tidak ada komentar:
Posting Komentar